Posted by : Ryan Adhi Pratama May 24, 2013

A. Pentingnya Investasi
Pada dasarnya setiap perusahaan mempunyai sifat untuk berkembang biak apabila ada kesempatan. Pengembangbiakan perusahaan ini disebut sebagai diversifikasi yang macamnya ada tiga:
  1.     Diversifikasi Horizontal
  2.     Diversifikasi Vertikal
  3.     Diversifikasi Konglomerat
Keputusan investasi sering disebut juga capital budgeting yakni keseluruhan proses perencanaan dan pemngambilan keputusan mengenai pengeluaran pengeluaran dana yang jangka waktu kembalinya dana tersebut melebihi satu tahun berjangka panjang.

Perencanaan terhadap keputusan investasi ini sangat penting karena beberapa hal sebagai berikut:

  1. Dana yang dikeluarkan untuk keputusan investasi sangat besar, dan jumlah dana yang besar tersebut tidak bisa diperoleh kembali dalam jangka pendek atau diperoleh sekaligus.
  2. Dana yang dikeluarkan akan terikat dalam jangka panjang, sehingga perusahaan menunggu jangka cukup lama untukbisa memperoleh kembali dana tersebut.
  3. Keputusan investasi  menyangkut harapan terhadap hasil keuntungan di masa yang akan datang
  4. Keputusan investasi berjangka panjang, sehingga kesalahan dalam pengambilan keputusan akan mempunyai akibat yang panjang dan berat, serta kesalahan dalam keputusan ini tidak dapat diperbaiki tanpa adanya kerugian besar.
B. Aliran Kas (Cash Flow)

Keputusan investasi yang dilakukan oleh perusahaan diharapkan akan bisa menutup oleh penerimaan-penerimaan di masa yang akan datang. Keuntungan atau laba yang akan digunakan untuk menutup investasi bisa dalam dua pengertian yakni:

  1. Laba akuntansi yaitu merupakan laba yang terdapat dalam laporan keuangan yang disusun oleh bagian akuntansi yakni dapat dilihat dari laba pada laporan Rugi-Laba.
  2. Laba tunai yaitu biaya laba yang berupa aliran kas atau cashflow.
CASHFLOW = EAT + PENYUSUTAN
Cashlow yang berhubungan dengan suatu keputusan investasi bisa dikelompokkan dalam 3 macam aliran kas yaitu :

  1. Initial Cashflow adalah aliran kas yang berhubungan dengan pengeluaran-pengeluaran untuk keperluan investasi.
  2. Operational Cashflow merupakan aliran kas yang akan dipergunakan untuk menutup investasi.
  3. Terminal Cashflow merupakan aliran kas yang diterima sebagai akibat habisnya umur ekonomis suatu proyek investasi.
C. Metode Penilaian Investasi

Ada beberapa alat analisa atau metode dalam menilai keputusan investasi. Metode-metode penilaian investasi tersebut antara lain :

1. Metode Accounting Rate of Return adalah metode penilaian investasi yang mengukur seberapa besar tingkat keuntungan dari investasi.

2. Metode Payback Periode adalah metode penilaian investasi yang mengukur lamanya dana investasi yang ditanamkan kembali seperti semula.

3. Metode Net Present Value adalah metode penilaian investasi yang menilai investasi yang memperhatikan konsep time value of money.

4. Metode Internal Rate of Return adalah tingkat discount rate yang dapat menyamakan PV of cashlow dengan PV of investment.

5. Metode Profitability Index ini menghitung perbandingan antara present value dari penerimaan dengan present value dari investasi.

D. Investasi Pengganti


 Investasi pengganti adalah mengganti aktiva tetap lama yang masih mempunyai umur ekonomis dengan aktiva tetap baru yang lebih  menguntungkan. Selain mempunyai nilai buku, aktiva tetap lama juga mempunyai harga jual sehingga bila diganti dengan aktiva tetap baru perlu dihitung laba atau rugi atas penjualan aktiva tetap lama tersebut.

Ada 2 penilaian terhadap layak atau tidaknya penggantian aktiva tetap :

  1. Investasi Bersih, didapatkan dari harga beli aktiva tetap baru dengan penerimaan bersih atas penjualan aktiva tetap lama.
  2. Tambahan Cashflow, tambahan aliran kas ini disebabkan karena adanya penghematan biaya tunai seperti turunya biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja, dan juga karena peningkatan penjualan yang disebabkan aktiva tetap baru. Penghematan ini akan menjadi tambahan penghasilan, sehingga perlu dikurangi dengan kenaikan biaya seperti biaya penyusutan (penusutan mesin baru – mesin lama).
E. Pemilihan Investasi Dengan Umur Berbeda Dalam keputusan investasi pengganti, terkadang umur ekonomis aktiva tetap yang akan diganti dengan aktiva tetap pengganti berbeda. Untuk memutuskan aktiva tetap mana yang akan dipilih, dapat menggunakan 2 penyelesaian sebagai berikut :

  1. Replacement Chain Approach, atau sering disebut dengan common life approach merupakan metode yang menjadikan kedua aktiva tetap yang umurnya berbeda menjadi sama dengan mengasumsikan membeli kedua aktiva tetap tersebut beberapa kali, sehingga  menghasilkan umur yang sama.
  2. Equivalent Annual Annuity Method, dengan pendekatan ini masing – masing proyek perlu dicari net present valuenya, yang kemudian dibuat rata –rata tahunan dengan membaginya dengan discount factor anuitetnya selama umur ekonomis masing –masing proyek.

F. Capital Rationing

Manajemen seringkali menghadapi pengambilan keputusan investasi pada bebrapa proyek secara bersamaan dengan terbatasnya dana dari investor untuk membiayai proyek tersebut, sehingga harus memilih proyek mana yang paling menguntungkan. Apabila tiap proyek tidak memiliki keterkaitan atau independen, maka pemilihan proyek menjadi mudah yaitu memilih berdasarkan dari tingkat keuntungan yang paling besar hingga yang terkecil.

Ada 3 jenis sifat – sifat proyek, yaitu :

  1. Independent : Proyek yang bersifat independent adalah sekumpulan proyek yang tidak memiliki hubungan keterkaitan, sehingga memudahkan dalam pemilihan seperti yang dijelaskan sebelumnya. Pilihan tentunya diurutkan sesuai dengan ranking proyek.\
  2. Kontinjensi : Merupakan proyek yang mempunyai hubungan keterkaitan satu sama lain, dimana bila satu proyek diterima maka proyek lain yang berkaitan juga harus diterima dan begitu juga sebaliknya.
  3. Mutually Exclusive : Adalah proyek yang mempunyai hubungan keterkaitan yang saling meniadakan. Jadi, bila salah satu proyek diterima maka proyek lain yang berkaitan harus ditolak dan begitu pula sebaliknya.
Untuk memilih proyek yang akan dilaksanakan, selain mempertimbangkan dana dan sifat –sifat proyek tersebut, juga perlu mempertimbangkan apakah proyek tersebut pelaksanaannya dapat ditunda atau tidak. Apabila proyek tersebut tidak dapat ditunda, maka perlu menggunakan analisis waktu tunggal, dan jika dapat ditunda maka menggunakan analisis waktu ganda.

Contoh:

PT Abadi merencanakan akan mengganti mesin yang dibeli 3 tahun lalu seharga Rp.500.000.000,- umur ekonomis 7 tahun dan nilai residu Rp.80.000.000,- dengan mesin baru yang diperkirakan lebih efisien seharga Rp.700.000.000,- dengan umur ekonomis 4 tahun dan nilai residu sebesar Rp.200.000.000,-. Mesin lama diperkirakan akan laku dijual dengan harga Rp.350.000.000,-. Atas penggantian mesin tersebut diharapkan akan bisa menghemat biaya tunai dari penurunan bahan baku dan biaya TK sebesar Rp.115.000.000,-. Pajak 30% dan return yang diharapkan sebesar 18%.

Dari contoh soal tersebut kita bisa menghitung besarnya investasi bersih sebagai berikut :

                                                                                  500 juta  -  80 juta
Penyusutan Mesin Lama per tahun  =                                  7                          = Rp. 60 juta

                          

                                                                                   700 juta  -  200 juta
Penyusutan Mesin Baru per tahun =                                      4                         = Rp. 125 juta
                         

A.  Perhitungan penjualan aktiva tetap lama

      Harga beli aktiva tetap lama                               =   500.000.000
      Akumulasi penyusutan  (3 x Rp 60.000.000)     =   180.000.000 -
      Nilai Buku                                                           =   320.000.000
      Harga jual aktiva tetap lama                                =   350.000.000 -
      Laba(Rugi) penjualan AT lama                            =   30.000.000
      Pajak                                                                     =     9.000.000 -
      Laba bersih penjualan AT lama                            =    21.000.000

B. Perhitungan penerimaan bersih dan investasi bersih

     Nilai buku AT lama                                               =   320.000.000
     Laba bersih penjualan AT lama                             =     21.000.000 +
      Penerimaan bersih                                                =   341.000.000
      Harga Beli AT baru                                               =  700.000.000 -
      Investasi Bersih                                                     =  359.000.000

Investasi bersih ini (359.000.000) yang nantinya akan ditutup dengan penerimaan – penerimaan dari proyek penggantian ini (atau sebagai initial cashflow).

Dengan demikian dari contoh diatas dapat dihitung tambahan cashflow sebagai berikut :

    Penghematan tunai                             Rp.115.000.000,-
    Tambahan Ph:

    Ph Mesin Baru     = Rp.125.000.000
    Ph Mesin Lama   = Rp.  60.000.000    
                                                                 Rp. 65.000.000,-
Tambahan EBIT                                       Rp. 50.000.000,-
Pajak 30 %                                                Rp.15.000.000,-
Tambahan EAT                                         Rp. 35.000.000,-
Tambahan Penyusutan                              Rp. 65.000.000,-
    Tambahan Cashflow                                 Rp.100.000.000,-

    Dengan demikian penggantian  tersebut menghasilkan tambahan cashflow sebesar Rp.100.000.000,-.

    Untuk menilai kelayakannya, misal dengan menggunakan metode NPV maka dapat dihitung NPV nya sebagai berikut :

    PV dari tambahan cashflow tahun 1-4    = Rp 100.000.000 x 2,690 =  Rp 269.000.000,-
    PV dari nilai residu tahun 4                     = Rp 200.000.000 x 0,516  = Rp 103.200.000,-
    Total PV of Cashflow                              = Rp 372.200.000,-
    Investasi                                                   = Rp 359.000.000,-
    Net Present Value                                     = Rp   13.200.000,-

    Dari perhitungan tersebut ternyata menghasilkan NPV positif sebesar Rp 13.200.000,- sehingga dapat disimpulkan bahwa investasi penggantian tersebut adalah layak.

Leave a Reply

Give us critics and comments!

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments